Langsung ke konten utama

[EPS. 15] - Sunset Romantis di Pantai Parangtritis #EdisiYogyakarta

Hello Guys! 

Update edisi bulan ini dan beberapa bulan kedepan masih #EdisiYogyakarta yak! Jangan bosan duluu karena masih banyak banget tempat yang udah aku explore tapi belum aku ceritain disini hehehe.

Kutebak, pikiran pertama kalian kalau aku bahas pantai di Jogja langsung menuju ke Parangtritis ya? (sotoy, ahahaha). Eh tapi yaa gasalah sih hahaha karena Parangtritis kan udah melekat dan jadi salah satu ikon wisata pantai di Jogja. Pantai Parangtritis ini berlokasi di Desa Parangtritis, Kec. Kretek, Kab. Bantul. Kalau dari pusat Kota Yogyakarta, jaraknya sekitar 27 km, guys!

Kami sampai di pantai ini sekitar pukul 15.00 WIB. Baru masuk di wilayah pantainya setelah memarkirkan motor, aku kaget karena menemukan semacam kolam renang untuk anak-anak. Wah unik juga ada kolam renang di pantai, pikirku saat itu. Kolam renangnya ada 2 gitu guys dipinggir kanan dan kiri pintu masuk pantai. Duh sayang banget ga sempet motret ini sih, epic soalnya ahahaha.

Hamparan pantainya sangat luas dan termasuk bersih karena minim sampah. Banyak penyewaan tempat untuk nge-chill dengan payung beralaskan tikar di dekat bibir pantai, jasa cetak foto kilat, pedagang cilok, pedagang makanan dan minuman ringan, sewa ATV, hingga sewa transportasi delman untuk  menikmati dan explore Pantai Parangtritis.

Karena cuacanya masih panas dan merasa lapar, kami memutuskan untuk makan di salah satu warung. Kami membeli pop mie, aku memesan es milo dan temanku memesan air mineral. Entah rincian harganya berapa tapi yang jelas aku habis Rp. 18.000 untuk totalnya. Sambil menghadap laut, kami saling bercerita tentang banyak hal.

Tak terasa waktu telah menunjukkan pukul 16.30 WIB. Pengunjung mulai berdatangan. Seisi pantai nampak lebih padat dari sebelumnya. Kami berjalan menuju bibir pantai sambil menikmati pemandangan senja di depan mata. Mengambil beberapa potret foto dan video untuk diabadikan.
Menurutku, Parangtritis punya sisi "magis" nya sendiri untuk menarik para wisatawan menikmati sunset yang disuguhkan. Deru ombak menyatu dengan beragam kegiatan pengunjung mulai dari berenang, bermain, berlari, hingga mengabadikan momen. Oh iya, kebetulan waktu kami kesini, ombaknya sangat tenang tetapi ada peringatan bahwa sebaiknya tidak berenang karena bahaya ombak. Mungkin tergantung musim juga kali ya(?). Tentunyaa, tak lupa kami juga selfie agar ada kenang-kenangannya guys ahahaha
Pesanku, jangan lupa untuk bertanggung jawab dan membawa sampah kalian untuk dibuang di tempat sampah agar pantainya tetap bersih. Selalu lestarikan alam dimanapun kita berada ya! Alam jaga kita, kita jaga alam hehehe. Segitu aja cerita perjalanan kali ini. Sampai jumpa di perjalanan bulan depan! See ya!



Komentar

Postingan populer dari blog ini

[EPS. 25] - Timtong Dessert Bar dengan Bingsoo Terenak se Kota Malang

Haloo sobat kuliner! Akhir-akhir ini, fyp Tiktok ku sering kali lewat tentang dessert Bingsoo di salah satu cafe di Kota Malang. Buat kamu yang belum tau, bingsoo adalah salah satu dessert khas Korea berupa es serut kacang merah manis dan biasa disajikan ketika musim panas yang terik. Namun seiring banyaknya eksplorasi tentang eksperimen makanan, Bingsoo disajikan dengan berbagai macam gaya. Nah karena penasaran, akhirnya aku mau cobain juga nih salah satu menu Bingsoo di Timtong. Yuk check this out! Aku datang ke cafe yang terletak di Jl. Kawi No. 22 A, Gading Kasri, Klojen, Kota Malang sekitar pukul 16.00 WIB. Kebetulan waktu itu tempatnya penuh, jadi harus masuk dalam antrian  waiting list dulu. Setelah menunggu sekitar 7 menit, ada beberapa orang yang sudah selesai makan dan keluar. Kami pun dipanggil waitress nya masuk untuk memesan menu. Ada banyak menu yang disajikan Timtong mulai dari beragam jenis Milk Tea, Cheese Tea, Pudding, Fruit Tea, Snack small bites, Bingsoo, hi...

[EPS. 17] - Tour Lokasi Syuting Film Habibie & Ainun 3 di Studio Alam Gamplong #EdisiYogyakarta

 Hi,  Sobat Travellers! Puas menjelajah dan mengabadikan momen dilokasi syuting film Bumi Manusia, kami beralih ke set lokasi syuting film Habibie & Ainun 3. Set lokasi syuting ini masih dalam satu wilayah di Studio Alam Gamplong, guys . Hanya saja letaknya agak masuk kedalam. Yuk kita explore ! Ada 2 cara untuk bisa masuk ke set museum Habibie & Ainun sekaligus Gallery Antiques & Ruang Rahasia. Pertama, jika kalian membeli tiket naik kereta tua, kalian bisa masuk dengan menaiki trem klasik ini. Kalian bisa menunggu trem di stasiun yang telah disediakan. Trem ini hanya terdiri dari 1 gerbong dengan kapasitas maksimal 20 orang. Kalian tinggal menunjukkan tiket yang telah dibeli kepada petugas dan duduk di kursi dalam trem. Stasiun Soerabaja Foto Depan Trem Klasik Trem ini berjalan secara perlahan sehingga kita dapat menikmati sudut kota yang dibuat dalam set lokasi syuting ini lebih lama. Durasi nya sekitar 8 menit karena jalur rel trem nya hanya lurus dan tidak me...

[EPS. 06] - Kampus Mengajar Perintis Kemendikbud 2020, Aksi Nyata Bakti untuk Negeri!

Hello, Guys! Setelah 4 bulan vakum nge-blog karena beberapa kesibukan di semester 5, finally I'm backk mweheheh. Well, salah satu kesibukan ku adalah jadi peserta Kampus Mengajar Perintis, guys.  Apasih Kampus Mengajar Perintis (KMP) itu? Jadi KMP adalah salah satu program dari Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang digagas oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI untuk memberikan solusi bagi Sekolah Dasar (SD) yang terdampak pandemi Covid-19 dengan memberdayakan para mahasiswa yang berdomisili disekitar wilayah sekolah untuk membantu para Guru dan Kepala Sekolah dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaran baik secara daring maupun luring, tergantung dari situasi zona setiap daerah. Singkatnya, mahasiswa diajak untuk berperan aktif dan meningkatkan kontribusi nyata dalam pembangunan nasional utamanya di dunia pendidikan untuk daerah 3T. Terdapat tiga tugas utama mahasiswa dalam program ini, yaitu; meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi kepada siswa SD, membantu guru da...