Langsung ke konten utama

[EPS. 03] - Asmara Hills, Wisata Baru yang Gak Banyak Orang Tahu!

Heyhoo sobat travellers!

Melanjutkan cerita minggu kemarin yang masih di Malang selatan, kali ini aku pergi ke salah satu destinasi wisata yang belum banyak orang tahu. Yap, dari namanya udah bisa nebak, lokasi bukit ini ada di dekat Pantai Teluk Asmara, sob!

Siang itu, aku berangkat pukul 1 siang dari rumah guide. Lokasi masuk nya sama kok kaya ke Pantai nya, cuma kalau pantai nya dekat sama tempat parkir. Sedangkan kalau ke bukit, kita tinggal belok ke kiri, jangan naik tangga ke pantainya. Perjalanannya cukup menguras tenaga kalau kita jalan kaki dari parkiran motor/mobil yang telah tersedia, hahaha ya karena aku ga terbiasa jalan di bebatuan dan nanjak aja sih. 

Sampai gerbang, ada loket yang mengharuskan kita untuk bayar Rp. 5.000,- per orang , tapi waktu itu loket nya tutup dan tulisan di gerbang pun menandakan bahwa Asmara Hills ditutup untuk saat itu. Tapi berkat bantuan orang yang dikenal sama guide ku, kami pun berhasil masuk. Hahaha emang rezeki gak kemana.

Setelah melewati gerbang, kita tinggal mengikuti jalan menanjak yang telah tersedia. Belum sampai puncak nya aja kita sudah disuguhkan dengan pemandangan dibawah ini lhoo!





Gimanaa? Bagus kan? Subhanallah yaa hahaha udah kaya di Raja Ampat (sotoy, padahal belum pernah kesana wkwks).
Sesampainya di puncak, ada beberapa spot foto, flying fox yang sedang dalam tahap pembangunan, gazebo lebar dan penginapan yang disewakan untuk wisatawan. Bagi kalian yang ga ingin sewa, tetap bisa menempati gazebo nya kok untuk duduk" melihat pemandangan sambil menikmati bekal yang dibawa.


Puas foto" di puncak tersebut, aku pun turun untuk menuju ke pantai yang sudah lebih dulu terkenal.
Orang" biasa menyebut jika Teluk Asmara ini merupakan Raja Ampat nya Malang. Suasana sore itu begitu nyaman dan tenang melihat deburan ombak pantai (ceilah cocok banget buat anak indie alias anak senja wkwks). Ga banyak wisatawan yang datang ketika aku berkunjung ke pantai tersebut. Menjadikan masa" healing ku lebih rilex.


Buat kalian yang memang mencari pantai dengan pemandangan epic, pasir putih, bisa untuk renang, banyak kamar mandi umum, dan bagus untuk spot foto, pantai ini patut menjadi salah satu bagian dari wishlist di buku travelling kamu, sob:)
Segitu aja cerita perjalanan kali ini. Sampai jupa di perjalanan minggu depan! See ya!


                                                                                                                                    Malang, Juni 2020

Komentar

Postingan populer dari blog ini

[EPS. 25] - Timtong Dessert Bar dengan Bingsoo Terenak se Kota Malang

Haloo sobat kuliner! Akhir-akhir ini, fyp Tiktok ku sering kali lewat tentang dessert Bingsoo di salah satu cafe di Kota Malang. Buat kamu yang belum tau, bingsoo adalah salah satu dessert khas Korea berupa es serut kacang merah manis dan biasa disajikan ketika musim panas yang terik. Namun seiring banyaknya eksplorasi tentang eksperimen makanan, Bingsoo disajikan dengan berbagai macam gaya. Nah karena penasaran, akhirnya aku mau cobain juga nih salah satu menu Bingsoo di Timtong. Yuk check this out! Aku datang ke cafe yang terletak di Jl. Kawi No. 22 A, Gading Kasri, Klojen, Kota Malang sekitar pukul 16.00 WIB. Kebetulan waktu itu tempatnya penuh, jadi harus masuk dalam antrian  waiting list dulu. Setelah menunggu sekitar 7 menit, ada beberapa orang yang sudah selesai makan dan keluar. Kami pun dipanggil waitress nya masuk untuk memesan menu. Ada banyak menu yang disajikan Timtong mulai dari beragam jenis Milk Tea, Cheese Tea, Pudding, Fruit Tea, Snack small bites, Bingsoo, hi...

[EPS. 17] - Tour Lokasi Syuting Film Habibie & Ainun 3 di Studio Alam Gamplong #EdisiYogyakarta

 Hi,  Sobat Travellers! Puas menjelajah dan mengabadikan momen dilokasi syuting film Bumi Manusia, kami beralih ke set lokasi syuting film Habibie & Ainun 3. Set lokasi syuting ini masih dalam satu wilayah di Studio Alam Gamplong, guys . Hanya saja letaknya agak masuk kedalam. Yuk kita explore ! Ada 2 cara untuk bisa masuk ke set museum Habibie & Ainun sekaligus Gallery Antiques & Ruang Rahasia. Pertama, jika kalian membeli tiket naik kereta tua, kalian bisa masuk dengan menaiki trem klasik ini. Kalian bisa menunggu trem di stasiun yang telah disediakan. Trem ini hanya terdiri dari 1 gerbong dengan kapasitas maksimal 20 orang. Kalian tinggal menunjukkan tiket yang telah dibeli kepada petugas dan duduk di kursi dalam trem. Stasiun Soerabaja Foto Depan Trem Klasik Trem ini berjalan secara perlahan sehingga kita dapat menikmati sudut kota yang dibuat dalam set lokasi syuting ini lebih lama. Durasi nya sekitar 8 menit karena jalur rel trem nya hanya lurus dan tidak me...

[EPS. 06] - Kampus Mengajar Perintis Kemendikbud 2020, Aksi Nyata Bakti untuk Negeri!

Hello, Guys! Setelah 4 bulan vakum nge-blog karena beberapa kesibukan di semester 5, finally I'm backk mweheheh. Well, salah satu kesibukan ku adalah jadi peserta Kampus Mengajar Perintis, guys.  Apasih Kampus Mengajar Perintis (KMP) itu? Jadi KMP adalah salah satu program dari Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang digagas oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI untuk memberikan solusi bagi Sekolah Dasar (SD) yang terdampak pandemi Covid-19 dengan memberdayakan para mahasiswa yang berdomisili disekitar wilayah sekolah untuk membantu para Guru dan Kepala Sekolah dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaran baik secara daring maupun luring, tergantung dari situasi zona setiap daerah. Singkatnya, mahasiswa diajak untuk berperan aktif dan meningkatkan kontribusi nyata dalam pembangunan nasional utamanya di dunia pendidikan untuk daerah 3T. Terdapat tiga tugas utama mahasiswa dalam program ini, yaitu; meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi kepada siswa SD, membantu guru da...