Langsung ke konten utama

[EPS. 02] - Ombak Leter dan Singkong Laut, Duo Perpaduan Nikmat yang Tak Boleh Terlewat!

Holaa, sobat Travellers!

Setelah puas menikmati pemandangan sungai harapan dengan kano, kami pun turun dari kano dan bergegas menyusuri jalan setapak untuk menuju pantai Watu Leter. Di sekeliling nya terdapat pohon cemara yang aestetik jika difoto. Sayangnya, foto yang diambil dibawah ini gak di sekitar pohon cemaranya wkwkwks.


Cukup berjalan sekitar 5 menit, bibir pantai mulai terlihat. Hamparan pantai yang luas dan bersih menjadi kesan pertama yang melekat ketika dilihat. Pasir putih, rindang nya pohon, sejuknya udara meskipun udah siang, dan gradasi warna laut jadi kombinasi yang pas dan gatau kenapa bikin perasaan jadi tentram dan rilex banget. Ditambah waktu itu gak ada pengunjung selain kami, jadi berasa private beach.


Awalnya, aku kira bakalan hanyut kalau ditepi dilaut melihat ombaknya yang cukup teratur, tapi ternyata enggak, xob! Ini potret ku ketika ingin foto tapi takut hanyut. Hahahaha. Jadinya memaksakan senyum.

Guide ku yang menyadari ketika aku takut, malah diajak untuk berenang ke tengah laut. Aku mau meskipun agak was-was juga hahah. Perlahan, aku menengah dengan tenang bareng guide. Guess what i've felt? That's was amazing! Rasa nya di ombang ambing sama ombak asik banget dan aku sangat menikmatinya. Yang awalnya aku kira makin kena ombak, makin menjauh dari bibir pantai ternyata salah besar. Makin kena ombak nyatanya makin mendekat ke bibir pantai, sob! Sampai aku harus berkali-kali mencoba berenang menjauh karena ingin menikmati debur ombak.
Oh ya, sob, perlu di notice jika waktu itu aku berenang menengah pake pelampung yang rapat dan dibarengi guide yang berpengalaman. Pastikan jika kalian ingin mencoba, tidak sendirian dan gunakan perlengkapan yang tepat agar liburan kalian tetap happy dan safety ya!

Puas menikmati ombak, aku pun berjalan menuju bibir pantai karena rekan guide ku memanggil, pertanda singkong yang dibakar telah matang. Eits jangan salah, singkong ini nggak langsung dimakan kaya biasa. Karena kalo langsung dimakan, rasanya jadi hambar banget.
Jadi setelah dibakar, patahkan menjadi dua bagian agar bagian dalam singkong terbuka, celup singkong kedalam air laut beberapa detik dan rasakan sensasi nya! Asin tapi yang ga over banget. Ini enak, sob. Percayalah kalian ga bakal mati kalo nyobain ini!



Well, singkong dirasa cukup sebagai pengganti makanan dalam travelling kali ini. Jangan lupa bawa minum juga ya, kalo seret biar ga minum air laut wkwks. Selain itu jangan lupa juga sampahnya dibawa lagi ya sebagai bentuk kesadaran diri untuk melestarikan lingkungan dan tetap membuatnya bersih.
Segitu aja cerita perjalanan kali ini. Sampai jupa di perjalanan minggu depan! See ya!



                                                                                                                                     Malang, Juni 2020


Komentar

Postingan populer dari blog ini

[EPS. 25] - Timtong Dessert Bar dengan Bingsoo Terenak se Kota Malang

Haloo sobat kuliner! Akhir-akhir ini, fyp Tiktok ku sering kali lewat tentang dessert Bingsoo di salah satu cafe di Kota Malang. Buat kamu yang belum tau, bingsoo adalah salah satu dessert khas Korea berupa es serut kacang merah manis dan biasa disajikan ketika musim panas yang terik. Namun seiring banyaknya eksplorasi tentang eksperimen makanan, Bingsoo disajikan dengan berbagai macam gaya. Nah karena penasaran, akhirnya aku mau cobain juga nih salah satu menu Bingsoo di Timtong. Yuk check this out! Aku datang ke cafe yang terletak di Jl. Kawi No. 22 A, Gading Kasri, Klojen, Kota Malang sekitar pukul 16.00 WIB. Kebetulan waktu itu tempatnya penuh, jadi harus masuk dalam antrian  waiting list dulu. Setelah menunggu sekitar 7 menit, ada beberapa orang yang sudah selesai makan dan keluar. Kami pun dipanggil waitress nya masuk untuk memesan menu. Ada banyak menu yang disajikan Timtong mulai dari beragam jenis Milk Tea, Cheese Tea, Pudding, Fruit Tea, Snack small bites, Bingsoo, hi...

[EPS. 06] - Kampus Mengajar Perintis Kemendikbud 2020, Aksi Nyata Bakti untuk Negeri!

Hello, Guys! Setelah 4 bulan vakum nge-blog karena beberapa kesibukan di semester 5, finally I'm backk mweheheh. Well, salah satu kesibukan ku adalah jadi peserta Kampus Mengajar Perintis, guys.  Apasih Kampus Mengajar Perintis (KMP) itu? Jadi KMP adalah salah satu program dari Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang digagas oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI untuk memberikan solusi bagi Sekolah Dasar (SD) yang terdampak pandemi Covid-19 dengan memberdayakan para mahasiswa yang berdomisili disekitar wilayah sekolah untuk membantu para Guru dan Kepala Sekolah dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaran baik secara daring maupun luring, tergantung dari situasi zona setiap daerah. Singkatnya, mahasiswa diajak untuk berperan aktif dan meningkatkan kontribusi nyata dalam pembangunan nasional utamanya di dunia pendidikan untuk daerah 3T. Terdapat tiga tugas utama mahasiswa dalam program ini, yaitu; meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi kepada siswa SD, membantu guru da...

[EPS. 17] - Tour Lokasi Syuting Film Habibie & Ainun 3 di Studio Alam Gamplong #EdisiYogyakarta

 Hi,  Sobat Travellers! Puas menjelajah dan mengabadikan momen dilokasi syuting film Bumi Manusia, kami beralih ke set lokasi syuting film Habibie & Ainun 3. Set lokasi syuting ini masih dalam satu wilayah di Studio Alam Gamplong, guys . Hanya saja letaknya agak masuk kedalam. Yuk kita explore ! Ada 2 cara untuk bisa masuk ke set museum Habibie & Ainun sekaligus Gallery Antiques & Ruang Rahasia. Pertama, jika kalian membeli tiket naik kereta tua, kalian bisa masuk dengan menaiki trem klasik ini. Kalian bisa menunggu trem di stasiun yang telah disediakan. Trem ini hanya terdiri dari 1 gerbong dengan kapasitas maksimal 20 orang. Kalian tinggal menunjukkan tiket yang telah dibeli kepada petugas dan duduk di kursi dalam trem. Stasiun Soerabaja Foto Depan Trem Klasik Trem ini berjalan secara perlahan sehingga kita dapat menikmati sudut kota yang dibuat dalam set lokasi syuting ini lebih lama. Durasi nya sekitar 8 menit karena jalur rel trem nya hanya lurus dan tidak me...